Kita tidak akan pernah tau kapan dia datang menjemput, tapi kita tau bahwa dia pasti
datang. Dia tidak akan pernah datang terlambat satu detik pun begitu juga
sebaliknya tidak akan pernah datang lebih awal sedetik saja. Tapi dia pasti akan
datang tepat waktu sesuai perjanjian kita dengan sang maha pencipta sebelum
kita dilahirkan ke dunia ini.
Dia datang tidak hanya pada orang yang sakit saja tapi orang sehatpun
bisa dia jemput kapan saja. Dia juga tidak melihat pada yang usianya tua saja tapi
yang mudapun tidak luput dari pandangannya. Dan dia juga tidak akan mendatangi
orang miskin saja tapi orang kaya yang bergelimangan harta yang bisa membeli
semua didunia ini juga tidak bisa menghindari atau menghalangi kedatangannya
Jangan pernah kita berfikir bahwa dia masih lama datang menjemput karna
kita masih sehat, kita masih muda, kita orang kaya. Urusan ibadah kita
kesampingkan, karna kita berfikir bahwa ibadah bisa kita lakukan disaat tua
nanti. Siapa yang bisa menjamin bahwa dia tidak akan datang menjemput kita sampai usia kita
tua.
Lalu pertanyaannya, apakah kita siap dengan kedatangannya, apakah kita
siap untuk dijemput kapan saja dia datang. Apa bekal yang sudah kita siapkan
untuk perjalanan kita disaat dia datang menjemput. Apakah kita pernah berfikir
bahwa semua yang kita miliki didunia ini akan bisa kita jadikan bekal kita
kelak.
Harta yang banyak, karir yang bagus, keluarga yang kita cintai,
teman-teman yang kita miliki, apakah semuanya bisa membantu kita saat dia
datang menjemput...hanya diri kita yang bisa membantu yaitu amal ibadah yang
sudah kita lakukan selama kita hidup didunia ini. Apa yang sudah kita lakukan
pada harta, karir, keluarga dan teman kita...
Harta bisa membantu kita jika kita selalu bersedekah kepada orang yang
membutuhkan dengan harta yang kita miliki karna kita tau bahwa didalam harta
yang kita miliki ada hak orang lain yang harus kita keluarkan. Begitu juga
karir bisa membantu kita jika disaat kita punya jabatan dan kedudukan dalam
pekerjaan kita sering membantu orang lain, selalu bersikap baik pada rekan
kerja dan bawahan.
Lalu bagaimana dengan keluarga, juga akan membantu kita jika kita
selalu berbuat baik pada mereka, mengajak mereka kejalan yang diridhoi Allah,
membimbing mereka beribadah kepada Allah. Begitu juga temen teman yang kita
miliki, akan membantu kita kelak jika kita selalu mendoakan mereka, selalu
memotivasi mereka untuk berbuat baik kepada sesama dan beribadah kepada Allah.
Jangan pernah tinggalkan sholat, puasa, zakat yang sudah diwajibkan
oleh Allah. Jangan pernah bosan berbuat kebaikan kepada sesama, jangan pernah
bersikap sombong dan angkuh dengan semua yang kita miliki, jangan pernah
berfikir bahwa ibadah dihari tua saja. Kita harus siap dengan semua bekal kita
kapanpun dia datang menjemput....
Pekanbaru, eL-sant,09/03/2017
Pekanbaru, eL-sant,09/03/2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar