Kamis, 09 Maret 2017

Kapan Dia Datang

Kita tidak akan pernah tau kapan dia datang  menjemput, tapi kita tau bahwa dia pasti datang. Dia tidak akan pernah datang terlambat satu detik pun begitu juga sebaliknya tidak akan pernah datang lebih awal sedetik saja. Tapi dia pasti akan datang tepat waktu sesuai perjanjian kita dengan sang maha pencipta sebelum kita dilahirkan ke dunia ini.

Dia datang tidak hanya pada orang yang sakit saja tapi orang sehatpun bisa dia jemput kapan saja. Dia juga tidak melihat pada yang usianya tua saja tapi yang mudapun tidak luput dari pandangannya. Dan dia juga tidak akan mendatangi orang miskin saja tapi orang kaya yang bergelimangan harta yang bisa membeli semua didunia ini juga tidak bisa menghindari atau menghalangi kedatangannya

Jangan pernah kita berfikir bahwa dia masih lama datang menjemput karna kita masih sehat, kita masih muda, kita orang kaya. Urusan ibadah kita kesampingkan, karna kita berfikir bahwa ibadah bisa kita lakukan disaat tua nanti. Siapa yang bisa menjamin bahwa dia tidak akan datang menjemput kita sampai usia kita tua.

Lalu pertanyaannya, apakah kita siap dengan kedatangannya, apakah kita siap untuk dijemput kapan saja dia datang. Apa bekal yang sudah kita siapkan untuk perjalanan kita disaat dia datang menjemput. Apakah kita pernah berfikir bahwa semua yang kita miliki didunia ini akan bisa kita jadikan bekal kita kelak.

Harta yang banyak, karir yang bagus, keluarga yang kita cintai, teman-teman yang kita miliki, apakah semuanya bisa membantu kita saat dia datang menjemput...hanya diri kita yang bisa membantu yaitu amal ibadah yang sudah kita lakukan selama kita hidup didunia ini. Apa yang sudah kita lakukan pada harta, karir, keluarga dan teman kita...

Harta bisa membantu kita jika kita selalu bersedekah kepada orang yang membutuhkan dengan harta yang kita miliki karna kita tau bahwa didalam harta yang kita miliki ada hak orang lain yang harus kita keluarkan. Begitu juga karir bisa membantu kita jika disaat kita punya jabatan dan kedudukan dalam pekerjaan kita sering membantu orang lain, selalu bersikap baik pada rekan kerja dan bawahan.

Lalu bagaimana dengan keluarga, juga akan membantu kita jika kita selalu berbuat baik pada mereka, mengajak mereka kejalan yang diridhoi Allah, membimbing mereka beribadah kepada Allah. Begitu juga temen teman yang kita miliki, akan membantu kita kelak jika kita selalu mendoakan mereka, selalu memotivasi mereka untuk berbuat baik kepada sesama dan beribadah kepada Allah.

Jangan pernah tinggalkan sholat, puasa, zakat yang sudah diwajibkan oleh Allah. Jangan pernah bosan berbuat kebaikan kepada sesama, jangan pernah bersikap sombong dan angkuh dengan semua yang kita miliki, jangan pernah berfikir bahwa ibadah dihari tua saja. Kita harus siap dengan semua bekal kita kapanpun dia datang menjemput....

Pekanbaru, eL-sant,09/03/2017







Tidak ada komentar:

Posting Komentar